Strategi AMAN

AMAN bukanlah model tentang cara membangun strategi, melainkan model pada persyaratan minimum tentang penerapan tujuan Anda yang sebenarnya. Saya membangun model SAFE setelah studi praktis tentang apa yang menghalangi organisasi dalam mencapai tujuan mereka.

Ketika strategi tidak membuahkan hasil, banyak yang menggunakannya untuk mengatakan bahwa strategi itu baik tetapi orang tidak menerapkannya. Saya mendengar jutaan alasan seperti itu. Asumsi saya adalah bahwa strategi yang tidak berhasil adalah strategi yang buruk. Jadi, mari kita lihat karakteristik strategi yang buruk dan kemudian tentukan strategi SAFE.

Ada empat alasan utama mengapa strategi tidak berhasil:

1. Karyawan tidak tahu apa-apa tentang keberadaan strategi. Jika mereka tahu ada strategi, mereka tidak tahu apa itu. Itu adalah masalah umum dalam organisasi besar. Ketika mereka tahu apa strategi itu, tentu saja mereka tidak peduli.

2. Sangat sering strategi ambigu. Mereka kurang presisi dan konsistensi. Terkadang strategi lebih fokus pada apa yang harus dihindari daripada apa yang harus dicapai.

3. Dokumen strategis sering dipahami sebagai seperangkat aturan atau peraturan. Orang merasa berkewajiban untuk mematuhinya terlepas dari hasil buruknya.

4. Ketika orang tahu tentang strategi, pahamilah dan perduli tentang itu, sering kali mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan tentang hal itu.

Sekarang, mari kita pergi dengan model SAFE Strategy, yang merupakan kebalikan dari matriks masalah itu. Sebuah strategi adalah AMAN ketika DIBAGI, AKURAT, FLEKSIBEL, dan DILENGKAPI.

Dibagikan- Setiap dokumen strategis harus menjangkau semua orang dari semua tingkat organisasi. Cara terbaik untuk berbagi strategi adalah dalam pertemuan besar atau pertemuan yang lebih kecil untuk melibatkan semua orang. Mengirim dokumen lewat e-mail bukanlah ide yang bagus kecuali diperlukan umpan balik.

Akurat- Setiap tujuan tunggal harus disertai dengan indikator spesifiknya. Model SMART adalah cara yang sederhana dan baik untuk mencapai akurasi. Jangan lupa bahwa SMART tidak bekerja pada tujuan negatif. Selalu merumuskan tujuan positif.

Strategi Fleksibel dimaksudkan untuk mendorong perubahan, bukan untuk menghentikannya. Anda dapat mengenali sekilas strategi yang buruk ketika tidak mengandung alternatif atau, dengan kata lain, sarana perbaikan dan adaptasinya sendiri.

Dapat dijalankan – Strategi yang tidak terpecah dalam tugas-tugas konkrit di semua tingkat organisasi adalah pemborosan kertas yang baik. Dokumen strategis tidak dapat memuat tindakan khusus untuk semua orang, tetapi setiap orang harus mengembangkan tindakan khusus darinya. Mengisi celah eksekusi mungkin merupakan langkah yang paling sulit dan menantang, tetapi siapa bilang manajemen strategis itu mudah?

Semoga beruntung dan tetap jaga keselamatan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *